Pendidikan
Ngaku Didoakan Mati, Pria Asal Kalukku Ini Kutuk Anak Sendiri
Namun apa yang dialami oleh RG (inisial) warga asal Dusun Tarawe Desa Beru-beru Kecamatan Kalukku Mamuju, adalah hal nyata. Ruslang membuat surat pernyataan mengutuk anak sendiri, NR (inisial), karena dianggapnya durhaka.
Dalam surat pernyataan yang diterima Arajang.Com, RG mengutuk anak sendiri karena sembilan alasan. Salah satunya, RG mengaku didoakan anaknya untuk segera mati.
"Mendoakan saya dengan selalu sembahyang hajat tengah malam supaya binasa atau cepat mati," kata RG dalam surat pernyataannya yang ditandatangani oleh Kepala Dusun Tarawe, Kepala Desa Beru-beru dan Kepala Desa Rea Guliling. Tanda tangan itu juga dilengkapi cap stempel.
Surat pernyataan tersebut juga terdapat tanda tangan Kepala Depag Kecamatan Kalukku, Abdul Khalid dan Kepala Sektor Kepolisian Kecamatan Kalukku, Kaharuddin. Namun tanda tangan kedua pejabat itu tidak disertai stempel.
"Maka dengan keterangan yang saya paparkan dalam surat pernyataan ini dengan sebenar-benarnya dengan penuh kesadaran di hadapan Tuhan Yang Maha Esa menyatakan saya putuskan tali hubungan antara Ayah dan anak yang atas nama NR sebagaimana yang tercantum. Dan saya kutuk selama-lamanya dunia-akhirat," terang RG dalam surat pernyataannya. (abu)
Sumber : Arajang. com
Comments
Post a Comment