JURNAL REFLEKSI DWIMINGGUAN MODUL 2.2
Jurnal
Refleksi Dwi Mingguan
Pendidikan
Guru Penggerak
Modul 2.2
Unit Kerja : SDN No. 16 Inpres Tanisi
CGP Angkatan 9,
Kabupaten Majene, Sulawesi
Barat
Saya akan mencoba menulis Jurnal Refleksi Dwi Mingguan dari pengalaman pada Modul 2.2
1. Peristiwa
Pada tahap eksplorasi konsep forum diskusi, saya
membuat Tugas Eksplorasi Konsep Tabel B.2b. Kegiatan Kompetensi Sosial
Emosional. Dan Tabel D.a.4 memuat
tentang pembuatan rencana yang akan saya terapkan untuk penguatan KSE. Serta, Tabel D.b.4 langkah penguatan kompetensi yang penting bagi rekan pendidik dan
tenaga kependidikan di sekolah Anda saat
Berikutnya Ruang Kolaborasi, bersama Fasilitator yaitu
Pak Muhammad Natsir. Dalam kegiatan ini dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan
jenjangnya. Sehingga, terlihat ada kelompok dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK. Masing-masing kelompok mendiskusikan
rencana Ide Implementasi
Pembelajaran Sosial dan Emosional yang
akan dilakukan untuk Murid, serta Ide Penguatan Kompetensi Sosial dan Emosional
untuk Rekan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di Sekolah.
Selanjutnya, membuat Demonstrasi Kontekstual,
kami ditantang untuk membuat RPP PSE yang mengimplementasikan setidaknya 2 KSE.
Walaupun ada pilihan antara RPP (Rancangan
Pelaksanaan Pembelajaran). Langkah yang saya lakukan pertama, yakni
mempelajari beberapa contoh RPP yang mengimplemetasikan KSE, dimana masing-masing
latarnya berbeda kemudian saya sesuaikan dengan mata pelajaran serta jenjang
pendidikan yang sedang saya ampuh. RPP yang saya buat juga memuat pembelajaran
berdiferensiasi.
Selanjutnya Koneksi Antar Materi yaitu kami diberi
tugas untuk mengaitkan materi modul 2.2 Pembelajaran Sosial Emosional dengan
pembelajaran sebelumnya, dan tugas yang saya selesaikan dalam bentuk video
dalam desain filmora karena pengerjaannya offline.
Yang terakhir Aksi Nyata, kami mendapat tugas untuk
merencanakan pembelajaran sosial emosional dengan 5 KSE. Meskipun tidak
diunggah di LMS namun nanti akan dipantau langsung oleh Pengajar Praktik pada
saat Pendampingan Individu 4.
1.
Feeling ( Perasaan )
Bersyukur mendapat ilmu baru yang belum pernah saya
dapatkan sebelumnya. Pada modul 2.2 ini, saya mendapatkan banyak ilmu tetang
pembelajaran sosial emosional yang sebenarnya sudah kita lakukan dipembelajaran
kita sebelumnya dan harapan saya dapat mewujudkan pembelajaran sosial
emosional di kelas yang saya ampuh, serta konsisten melakukannya. Dan,
saya memiliki semangat baru untuk segera membagikan materi ini kepada teman
sejawat di sekolah saya. Memang bukan hal mudah, melakukan pembelajaran sosial
emosional membutuhkan kreatifitas untuk merancang pembelajaran. Namun, segala
sesuatu jika dipelajari kemudian dipraktikkan
akan menjadi lebih mudah karena dapat merefleksi setiap kekurangan dan
kelebihannya.
2.
Finding ( Pembelajaran )
Banyak hal yang saya dapatkan dalam
pembelajaran di modul ini diantaranya yaitu :
1)
Pembelajaran
Sosial dan Emosional (PSE) adalah pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh komunitas sekolah. Proses kolaborasi
ini memungkinkan anak dan orang dewasa di sekolah
memperoleh dan menerapkan pengetahuan,
keterampilan dan sikap positif mengenai aspek sosial dan emosional
2)
Kompetensi sosial emosional terbagi menjadi 5 bagian, yakni:
1.
Kesadaran diri
2.
Menajamen diri
3.
Kesadaran sosial
4.
Keterampilan relasi
5.
Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab
3)
Hal mendasar dalam mencapai 5 kompetensi sosial emosional ini, melalui
mindfulness
Mempraktikkan kesadaran penuh membawa fokus kita kembali pada saat ini,
yang dimana akan memberikan Anda waktu dan kesempatan untuk mengenal emosi,
perasaan, dan pikiran apa adanya, tanpa penilaian dan penghakiman, namun dengan
kepedulian
Hal ini dapat dilatih melalui kegiatan
sebagai berikut:
a.
Teknik STOP
b.
Body scanning
c.
Mendengarkan musik
d.
Menuliskan perasaan saat itu
e.
Mendengar dengar sadar
f.
Melihat dengan sadar
4)
Adapun tujuan dari PSE ini untuk mencapai well-being yang artinya
sebagai kondisi nyaman, sehat, dan bahagia. Well-being adalah
sebuah kondisi individu yang memiliki sikap yang positif terhadap diri
sendiri dan orang lain, dapat membuat keputusan dan mengatur tingkah lakunya
sendiri, dapat memenuhi kebutuhan dirinya dengan menciptakan dan mengelola
lingkungan dengan baik, memiliki tujuan hidup dan membuat hidup mereka lebih
bermakna, serta berusaha mengeksplorasi dan mengembangkan dirinya.
3.
Future ( Penerapan )
Setelah mempelajari modul ini, saya akan mengimplementasikan
pembelajaran sosial emosional dengan mencapai 5 kompetensi sosial emosionalnya
secra bertahap. Namun, tidak jarang bahwa pembelajaran yang dilakukan langsung
memuat semua KSE. Saya akan sharing dan berkolaborasi dengan rekan sejawat dan
orang yang lebih berpengalaman tentang pembelajaran sosial emosional, serta
tidak lupa mengimbaskan pengetahuan ini kepada rekan guru lain di sekolah.
Bersama-sama melakukan perubahan, demi kemajuan peserta didik agar tujuan pendidikan dapat
tercapai.

Comments
Post a Comment