Liburan Bersama keluarga

 

Oleh : Nur Zahra Alya Nabila Askar

(Siswi Kelas 6 SDN 16 Inpres Tanisi)

 

Jauh sebelum libur sekolah pada Semester Ganjil 2023/2024, saya bersama keluarga sudah merencanakan untuk liburan. Namun saat itu masih bingung, di mana kami hendak liburan. Karena banyak tempat yang ingin kami kunjungi.

Ayah bilang, bagusnya kita ke Sidrap saja karena  di situlah tempat kelahirannya. Kami juga ingin pergi ke Polewali tempat kelahiran ibu saya. Tapi pada akhirnya kami berlibur ke tempat yang dekat saja, yaitu Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

     Setelah beberapa hari menunggu, tibalah hari yang saya nanti-nantikan, yakni hari Sabtu. Hari itu, akhirnya kami putuskan ke Mamuju. Tepat bakda Ashar kami berangkat. Karena kami harus menunggu jemputan dari om saya. Kami sekeluarga berangkat ke Mamuju menggunakan mobil pribadi, tapi yang mengendarai mobil saya adalah om saya. Karena ayah belum mahir untuk membawa mobil apalagi jika lewat jalur ke Mamuju.

Di perjalanan kami sangat bahagia. Saya bersama adik-adik dan kakak sangat menikmati perjalana ini, sambil sesekali membuat video perjalanan liburan saya, dan melihat pemandangan yang indang selama perjalanan.

     Tidak terasa sampailah kami di Mamuju tepatnya Kota Mamuju. Saya sangat senang. Tanpa di ceritakan lagi, sesampainya di Mamuju kami langsung menuju ke rumah om saya.Kebetulan ada om di Mamuju adek dar ibu saya yang kerja di Kemenag. Di rumah om, kami tinggal selama liburan di Mamuju, kami tiba di Mamuju sebelum magrib. Sesampainya saya di rumah om, saya dan keluarga beristirahat sebentar, sholat magrib, makan malam. Setelah itu, bersiap-siap untuk jalan-jalan ke Anjungan Pantai Manakarra.

     Sesampainya saya dan keluarga saya di Anjungan, saya dan keluarga jalan-jalan sambil menikmati angin malam. Kebetulan di Anjungan ada keramaian, yaitu pasar malam. Bersama keluarga melihat stand yang ada di sana, banyak penjual baju, makanan,permainan dan banyak lagi yang bisa di lihat saya dan adik-adik saya bermai-main di Anjungan Pantai Manakarra. Bermain mobil-mobilan sambil berfoto foto bersama keluarga dan masih banyak lagi yang saya lakukan. Hingga tak terasa sudah jam 11 malam, saya dan keluarga memutuskan untuk pulang  lantaran sudah larut malam.

     Keesokan harinya kami bangun sholat subuh.  Kami persiapkan ikuti jalan santai yang di adakan oleh CPP (Cahaya  Putri Produk). Di sana saya dan keluarga seru-seruan sampai jam 12 siang . Saya dan keluarga balik kerumah untuk beristirahat. Malam harinya sesudah sholat isya saya dan keluarga jalan jalan ke mall matos Mamuju. Di mall  lagi-lagi kami seru-seruan, saya selfi, saya sampai kelantai 3 mall, ayah dan om saya mengisi kartu, dan dengan kartu itu kami mencoba beberapa wahana permainan dengan menggesekkannya wahana permainan yang kami pilih. Pokoknya saya dan keluarga seru- seruansampai tidak terasa sudah jam 10 malam pertanda mall sudah mau tutup, dan kami pun pulang ke rumah om untuk beristirahat.

     Keesokan harinya lagi, seperti biasa ayah ibu dan juga saya bangun sholat subuh dan kami siap siap lagi untuk berwisata kepantai Malawwa, ibu dan tante mulai subuh, sudah sibuk di dapur memasak makanan yang akan kita bawa ke pantai Malawwa. Semua persiapan sudah siap saya dan kakak saya mengangkat semua barang keperluan,kemudian kami menuju wisata pantai  Mallawa. Di perjalanan kami menikmati sambil melihat Kota Mamuju. Sesampainya saya di pantai Malawwa ayah dan om langsung memasang tenda yang kami bawa. Lagi-lagi kami di pantai Malawwa seru- seruan bersama keluarga, mandi di pantai, selfi selfi, dan banyak ke seruan lainnya. Saya di pantai Malawwa sampai jam 5 sore. Di Pantai ini banyak keseruan yang tidak akan saya lupakan.

     Jam 5 sore kami balik kerumah om untuk beristirahat lagi, karena saya dan keluarga masih banyak yang mau di kunjungi. Kami pun istirahat, mandi, sholat magrib, makan, dan sholat isya. Lalu jalan-jalan lagi. Saya dan keluarga mengunjungi toko terbesar di Mamuju yaitu toko subur. Di sana kami keliling sambil melihat banyak barang. Membeli beberapa cemilan untuk kita bawa pulang, keseruannya tidak sampai di situ. Pulang dari took subur kami kembali mengunjungi mall. Di mall saya hanya di lantai satu saja mengelilingi banyak toko dan keseriun kembali tercipta sambil sesekali foto-foto. Tidak terasa sudah jam 10 malam, keseruannya saya dan keluarga lanjut kepantai lagi. Karena besok sorenya ayah dan ibu berencana sudah mau pulang ke Malunda. Ke Kampung halaman. Jadi malamnya saya dan keluarga memutuskan untuk di pantai  hingga jam 12 malam atau pukul 24.00 Wita.

     Keesokan harinya ibu sudah sibuk membereskan barang-barang untuk di bawa pulang. Sebelum pulang saya saya dan keluarga pergi berkunjung kerumah sepupu ib saya dan berkunjung ke rumah teman ayah. Tidak terasa sudah jam 3 sore kami pun pulang ke rumah om karena kami kami juga sudah mau pulang ke Malunda.  Sebelum pulang ke Malunda, kami sholat ashar dulu. Alhamdulillah akhirnya kami sekeluarga tiba di rumah  di Malunda.  Rasanya sangat capek bercampur bahagia. Karena liburan kali ini betul-betul nikmat, dan saya tidak akan pernah melupakannya, walaupun liburannya  lumayan singkat tapi mengesankan. 

     Saya tiba di rumah tepatnya  Rabu sore menjelang magrib. Ssaya, ayah, ibu, kakak, dan adek adekku langsung beristirahat. Karena liburan masih panjang masih ada beberapa hari lagi, seperti hari-hari yang lain saya di rumah membantu ibu, seperti menyapu, cuci piring, merapikan piring, jaga adek, melipat baju dan sebagainya.  Pekerjaan ini dilakukan bersama adek dan kakak saya. Saya dan keluaraga tidak lupa megerjakan sholat 5 waktu dan tadarrusan, begitu lah hari-hari saya dan keluarga  sampai tiba saatnya hari-hari yang saya tunggu yaitu hari Selasa 2 januari 2024, yakni kembali bersekolah setelah liburan selama 2 pekan.

     Saking saya semangat hari pertama sekolah, saya ke sekolah paling pertama belum ada orang jadi saya memutuskan untuk pulang dulu ke rumah sambil menunggu teman atau pak guru. Karena saya takut di sekolah sendirian. Saya sangat semangat karena hari ini adalah hari dimana rapor saya di bagikan. Itu yang di katakan wali kelas saya, yaitu guru idola saya pak Adi. Setelah saya mendengar sudah ada orang di sekolah, saya pun kembali ke sekolah. Maklum jarak dari sekolah hanya beberapa meter saja.

 Sesampainya saya di sekolah masih sedikit orang yang yang datang barang kali karena hari ini rahi pertama sekolah jadi masih banyak teman-teman yang malas ke sekolah, kelas 6 saja yang datang hanya 5 orang saja, tibalah saatnya yang saya tunggu-tunggu dengan hati yang cemas bercampur  bahagia. Ketegangan akhirnya rapor saya di bagikan dan yang paling sangat mengembirakan saya bahwa saya lah yang mempunyai peringkat tertinggi di kelas 6, tidak sia-sia yang saya lakukan selama ini belajar belajar dan belajar, semoga saya bisa mempertahankan dan lebih meningkatkan prestasi saya, terima kasih pak guru, ibu guru yang selama ini sudah sabar mengajar saya dan teman-teman. Sekian dan terima kasih.

Comments

Popular posts from this blog

Impian Siswa Dibalik Tes Kemampuan Akademik

Pendidikan

Pendidikan